Minuman Berenergi

Your Response

Are you attending this event?

Confirmed guests

Map Location

Loading map...
Jonggol, Bogor, West Java, Indonesia

Event Options

Minuman Berenergi
Category:
Time
May 04 at 12:00 AM - May 04 at 12:00 AM
Location
Event Summary
minuman berenergi aman tidak berbahaya hanya ada di kratingdaeng dong akta orang percaya atau ga terserah aja ama lo
Event Admins
Seats available
4 (5 total)

Minuman Berenergi satu sisi diperlukan dan berguna bagi tubuh, sedangkan satu sisi berpengaruh buruk, bila dikonsumsi secara berlebihan. Untuk itulah perlu cara yang bijak dalam mengkonsumsi minuman berenergi, agar tidak mengganggu metabolisme tubuh. Memang bukan hanya minuman berenergi, apapun itu jika berlebihan adalah tidak bagus. Silahakn baca penjelasan dibawah ini, agar lebih clear mengenai manfaat an efek samping dari minuman berenergi.  Bahan Tambahan Makanan (BTM) berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 722/MenKes/Per/IX/1988 adalah bahan yang tidak lazim dikonsumsi sebagai makanan dan ditambahkan ke dalam makanan dengan sengaja untuk menghasilkan suatu makanan atau minuman yang lebih baik. Salah satu jenis minuman yang sering ditambahkan BTM adalah minuman berenergi. konsumen minuman ini antara lain adalah sopir angkot karena mereka selalu berhadapan dengan kelelahan. Nilai ambang batas penggunaan siklamat yang aman pada manusia adalah 200 mg/Kg berat badan/hari dan sakarin sebesar 0 - 5 mg/Kg berat badan/hari. batas maksimal penggunaan sakarin dalam minuman berenergi sebesar 300 mg/Kg berat bahan, siklamat sebesar 1 g/Kg berat bahan dan kafein sebesar 50 mg/Kemasan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis kandungan sakarin, siklamat, kafein, taurin dan zat gizi lain dalam minuman berenergi serta frekuensi konsumsi minuman berenergi sopir angkutan kota di Tembalang, Semarang. Jenis penelitian yang igunakan adalah penelitian deskriptif. Pengolahan data dilakukan dengan analisis secara deskriptif. Jumlah sampel sopir angkutan kota yang diteliti adalah 50 responden. Dari hasil uji laboratorium diperoleh bahwa dari lima sampel minuman berenergi yang diteliti mengandung taurin dan vitamin B6 dan 3 diantara 5 minuman tersebut, mengandung kafein. Sebanyak 46 % responden mempunyai frekuensi konsumsi minuman berenergi 1 kemasan per hari, 10 % responden 2 kemasan perhari, 14 % responden 1 kemasan per minggu, 10 % responden 2 kemasan per minggu, 14 % responden 1 kemasan per bulan, dan 6 % responden 2 kemasan per bulan. Batas maksimal konsumsi minuman berenergi adalah sebanyak 3 kali per hari.